Sejarah Singkat Dan Fakta Kota Harare
Pemahaman tentang Kota Harare
Kota Harare adalah ibu kota dan kota terbesar di Zimbabwe. Terletak di wilayah timur negara itu, Harare adalah pusat politik, ekonomi, dan budaya Zimbabwe. Kota ini memiliki populasi sekitar 1,6 juta jiwa dan terus berkembang pesat.
Sejarah Asal Usul Nama Harare
Nama kota Harare berasal dari kata "Haarari," yang berasal dari bahasa Shona, salah satu bahasa suku utama di Zimbabwe. "Haarari" berarti "tempat yang tidak bisa ditembus." Nama ini diberikan oleh Kepala Neharawa, kepala suku Shona yang mendirikan pemukiman pertama di tempat yang sekarang menjadi Harare pada tahun 1890-an.
Pendirian Kota Harare
Pemukiman pertama di Harare didirikan oleh Kepala Neharawa pada tahun 1890-an. Pemukiman ini awalnya digunakan sebagai pos perdagangan dan pangkalan militer oleh Inggris selama Perang Matabele. Pada tahun 1897, pemukiman ini ditingkatkan menjadi sebuah kota dan diberi nama Salisbury, setelah Perdana Menteri Inggris saat itu, Lord Salisbury.
Pergantian Nama Menjadi Harare
Pada tahun 1982, setelah kemerdekaan Zimbabwe dari Inggris, nama kota diubah dari Salisbury menjadi Harare sebagai simbol nasionalisme dan kepemimpinan baru. Nama Harare dipilih untuk menghormati Kepala Neharawa, pendiri pemukiman pertama di daerah tersebut.
Pusat Pemerintahan dan Ekonomi
Sebagai ibu kota Zimbabwe, Harare menjadi pusat pemerintahan dan ekonomi negara. Banyak kantor pemerintah, perusahaan, dan lembaga keuangan terletak di kota ini. Harare juga memiliki banyak pusat perbelanjaan, restoran, hotel, dan tempat wisata yang menarik.
Warisan Budaya dan Seni
Harare memiliki warisan budaya dan seni yang kaya. Kota ini adalah rumah bagi berbagai museum, galeri seni, dan pusat budaya. Salah satu atraksi terkenal di Harare adalah Museum Nasional Zimbabwe, yang memamerkan koleksi seni dan artefak penting dari sejarah negara.
Iklim dan Cuaca
Harare memiliki iklim subtropis dengan musim panas yang hangat dan musim dingin yang sejuk. Suhu rata-rata di musim panas berkisar antara 25 hingga 30 derajat Celsius, sedangkan suhu rata-rata di musim dingin berkisar antara 10 hingga 15 derajat Celsius. Hujan terjadi terutama selama musim panas.
Fakta Menarik tentang Kota Harare
1. Monumen Kemerdekaan Zimbabwe
Salah satu landmark terkenal di Harare adalah Monumen Kemerdekaan Zimbabwe, yang didirikan untuk memperingati kemerdekaan Zimbabwe dari Inggris pada tahun 1980. Monumen ini menjadi simbol penting bagi bangsa Zimbabwe dan menjadi tujuan wisata yang populer.
2. Kuil Katedral St Mary
Kuil Katedral St Mary adalah gereja Anglikan yang terletak di pusat Harare. Gereja ini didirikan pada tahun 1893 dan menjadi salah satu gereja tertua di Zimbabwe. Arsitektur bangunan ini menggabungkan gaya Victoria dan Gotik.
3. Taman dan Ruang Terbuka Hijau
Harare memiliki banyak taman dan ruang terbuka hijau yang indah. Salah satu taman yang terkenal adalah Taman Botani Harare, yang menampilkan berbagai macam tanaman langka dan koleksi flora lokal Zimbabwe.
4. Pusat Perbelanjaan Mbare
Pusat Perbelanjaan Mbare adalah pasar terbesar di Harare, di mana pengunjung dapat menemukan berbagai barang, makanan, dan kerajinan tangan tradisional Zimbabwe. Pasar ini memberikan pengalaman berbelanja yang unik dan autentik.
5. Tempat Bersejarah dan Budaya
Harare memiliki banyak tempat bersejarah dan budaya yang menarik untuk dikunjungi. Beberapa tempat yang populer termasuk Kuil Nasional Zimbabwe, Museum Seni Desain Zimbabwe, dan Pusat Budaya Book Café.
Kesimpulan
Kota Harare adalah ibu kota dan kota terbesar di Zimbabwe. Dengan sejarah yang kaya dan beragam, Harare menawarkan berbagai atraksi budaya, seni, dan tempat bersejarah yang menarik. Dari Monumen Kemerdekaan Zimbabwe hingga pasar tradisional Mbare, Harare memiliki sesuatu untuk semua orang yang mengunjunginya. Jadi, jika Anda merencanakan perjalanan ke Zimbabwe, pastikan untuk mengunjungi Kota Harare dan menjelajahi segala keindahannya.