Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sejarah Singkat Dan Fakta Kota Pyongyang


Fakta Unik Pyongyang Korea Utara Turis Harus Tahu

Sebuah Kota dengan Sejarah yang Kaya

Kota Pyongyang adalah ibu kota dan kota terbesar di Korea Utara. Dengan populasi sekitar 3 juta jiwa, kota ini merupakan pusat politik, ekonomi, dan budaya negara ini. Sebagai salah satu kota tertua di Korea, Pyongyang memiliki sejarah yang kaya dan penuh dengan peninggalan bersejarah.

Sejarah Kota Pyongyang

Sejarah kota ini dapat ditelusuri kembali hingga 2.800 tahun yang lalu. Pada abad ke-5 SM, Pyongyang didirikan sebagai ibu kota Kerajaan Gojoseon, salah satu kerajaan tertua di Korea. Kota ini kemudian menjadi ibu kota Kerajaan Goguryeo pada abad ke-3 M, yang pada saat itu merupakan salah satu kerajaan terkuat di wilayah ini.

Pada abad ke-10, kota ini menjadi ibu kota Dinasti Goryeo dan dikenal dengan nama "Rakrang". Namun, pada abad ke-14, kota ini dihancurkan oleh pasukan Mongol dan kekuatan Goryeo terpaksa pindah ke Seoul. Setelah itu, Pyongyang mengalami masa-masa sulit dan sering berubah-ubah kepemilikan hingga abad ke-19.

Kota Modern yang Terus Berkembang

Pasca Perang Dunia II, Pyongyang menjadi ibu kota Korea Utara yang baru terbentuk. Pemerintahan baru yang dipimpin oleh Partai Buruh Korea memulai pembangunan kota dengan membangun gedung-gedung pemerintahan, perumahan, dan infrastruktur yang modern. Dalam beberapa dekade terakhir, kota ini telah mengalami transformasi besar-besaran dan terus berkembang dengan pesat.

Saat ini, Pyongyang memiliki banyak gedung pencakar langit, taman, dan fasilitas umum yang modern. Salah satu markah tanah paling terkenal di kota ini adalah Menara Juche, yang dibangun untuk memperingati pemikiran Juche yang menjadi ideologi resmi negara ini.

Fakta Menarik tentang Pyongyang

Kota dengan Arsitektur yang Unik

Pyongyang memiliki arsitektur yang unik dan berbeda dari kota-kota lain di Korea Utara. Banyak gedung pemerintahan dan monumen yang didesain dengan gaya arsitektur socialist realist, yang menggambarkan kekuatan dan kejayaan negara ini. Salah satu contohnya adalah Istana Kebudayaan yang memiliki bentuk seperti kubah dan menara.

Sarana Transportasi yang Terbatas

Meskipun menjadi ibu kota, Pyongyang memiliki sarana transportasi yang terbatas. Kota ini hanya memiliki satu jalur kereta api yang menghubungkannya dengan kota lain di Korea Utara. Namun, pada tahun 2018, Pyongyang membuka stasiun kereta api internasional yang menghubungkannya dengan kota Dandong di Tiongkok.

Di dalam kota, kendaraan pribadi jarang terlihat dan mayoritas penduduk menggunakan transportasi umum seperti bus dan kereta bawah tanah. Kota ini juga terkenal dengan jalan-jalannya yang luas dan bersih.

Peringatan Sejarah di Setiap Sudut Kota

Pyongyang dihiasi dengan patung-patung pemimpin terdahulu Korea Utara seperti Kim Il-sung dan Kim Jong-il. Patung-patung ini bertujuan untuk memperingati perjuangan dan kontribusi mereka dalam membangun negara ini. Selain itu, kota ini juga memiliki banyak museum dan monumen yang menunjukkan sejarah dan kekayaan budaya negara ini.

Teknologi Nuklir dan Ruang Angkasa

Korea Utara terkenal dengan program nuklir dan ruang angkasanya. Di Pyongyang, terdapat Pusat Riset Nuklir dan Pusat Riset Antariksa yang menjadi pusat pengembangan teknologi ini. Pusat Riset Antariksa ini bertujuan untuk mengembangkan program antariksa negara ini dan telah berhasil meluncurkan beberapa satelit ke orbit.

Tempat Menarik untuk Dikunjungi di Pyongyang

Tugu Mansudae

Tugu Mansudae adalah patung besar yang menggambarkan sosok Kim Il-sung, pendiri Korea Utara. Patung ini merupakan salah satu landmark terkenal di Pyongyang dan sering dikunjungi oleh turis. Di sekitar patung ini terdapat Taman Mansudae yang indah.

Kastil Pyongyang

Yangmyong Kastil adalah istana bersejarah yang berasal dari Dinasti Koryo. Kastil ini terletak di atas bukit dan menawarkan pemandangan yang menakjubkan dari kota Pyongyang. Pengunjung dapat menikmati arsitektur kuno dan pemandangan yang spektakuler di sekitar kastil.

Stadion Rungrado May Day

Stadion Rungrado May Day adalah stadion terbesar di dunia dengan kapasitas lebih dari 100.000 penonton. Stadion ini sering digunakan untuk acara olahraga dan konser besar. Pengunjung dapat mengunjungi stadion ini dan melihat fasilitas olahraga yang mengesankan.

Museum Nasional Korea

Museum Nasional Korea adalah salah satu museum terbesar di Korea Utara. Museum ini memiliki koleksi seni dan artefak bersejarah yang meliputi periode sejak zaman prasejarah hingga masa modern. Pengunjung dapat mempelajari sejarah dan budaya Korea Utara melalui artefak yang dipajang di museum ini.

Menara Juche

Menara Juche adalah sebuah monumen yang didedikasikan untuk pemikiran Juche yang menjadi ideologi resmi negara ini. Pengunjung dapat naik ke puncak menara dan menikmati pemandangan kota Pyongyang dari atas. Di dalam monumen ini juga terdapat Museum Juche yang menampilkan pemikiran dan warisan pemimpin-pemimpin Korea Utara.

Dalam kesimpulannya, Pyongyang adalah sebuah kota dengan sejarah yang kaya dan penuh dengan peninggalan bersejarah. Kota ini terus berkembang dan memiliki banyak tempat menarik yang dapat dikunjungi. Dengan arsitektur yang unik, patung-patung pemimpin, program nuklir dan ruang angkasa, serta museum-museum yang memperlihatkan sejarah dan kebudayaan negara ini, Pyongyang menawarkan pengalaman yang unik bagi para pengunjung.