Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Bilangan Pecahan Dan Contohnya

Contoh Pecahan Dan Gambarnya KayaminCarter

Apa Itu Bilangan Pecahan?

Bilangan pecahan adalah bilangan yang terdiri dari dua bagian, yaitu pembilang dan penyebut. Pembilang adalah angka yang berada di atas garis pecahan, sedangkan penyebut adalah angka yang berada di bawah garis pecahan. Bilangan pecahan biasanya digunakan untuk mewakili bagian-bagian dari suatu keseluruhan.

Jenis-jenis Bilangan Pecahan

Ada dua jenis bilangan pecahan, yaitu pecahan biasa dan pecahan desimal. Pecahan biasa dinyatakan dalam bentuk pecahan dengan pembilang dan penyebut yang berupa bilangan bulat. Contoh pecahan biasa adalah 3/4, 5/8, dan 7/9.

Sedangkan pecahan desimal dinyatakan dalam bentuk pecahan dengan pembilang yang merupakan bilangan bulat dan penyebut yang merupakan bilangan pangkat sepuluh. Contoh pecahan desimal adalah 0.5, 0.75, dan 0.125.

Contoh Bilangan Pecahan

Contoh bilangan pecahan bisa ditemukan di berbagai situasi sehari-hari. Misalnya, saat membagi sebuah kue menjadi beberapa bagian yang sama besar, kita dapat menggunakan bilangan pecahan untuk menggambarkan bagian-bagian tersebut.

Sebagai contoh, jika sebuah kue dibagi menjadi 8 bagian yang sama besar, maka setiap bagian dapat diwakili dengan pecahan 1/8. Jika kita mengambil 3 bagian dari kue tersebut, maka kita dapat menggunakan pecahan 3/8 untuk menggambarkannya.

Contoh lainnya adalah saat mengukur panjang suatu benda. Jika sebuah papan kayu memiliki panjang 100 cm dan kita ingin memotongnya menjadi 4 bagian yang sama panjang, maka setiap bagian dapat diwakili dengan pecahan 1/4 dari panjang papan kayu tersebut.

Contoh bilangan pecahan juga sering ditemukan dalam dunia keuangan. Misalnya, saat menghitung persentase diskon pada suatu barang, kita dapat menggunakan bilangan pecahan untuk menggambarkan jumlah diskon tersebut.

Penggunaan Bilangan Pecahan

Bilangan pecahan memiliki banyak penggunaan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu penggunaan yang umum adalah dalam matematika, terutama saat melakukan operasi matematika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.

Selain itu, bilangan pecahan juga digunakan dalam ilmu fisika untuk menggambarkan pecahan dari suatu besaran fisik, seperti kecepatan, massa, atau volume.

Dalam dunia bisnis, bilangan pecahan sering digunakan untuk menghitung persentase, menggambarkan bagian dari suatu keseluruhan, atau mengukur tingkat keberhasilan atau kegagalan suatu perusahaan.

Kesimpulan

Bilangan pecahan adalah bilangan yang terdiri dari pembilang dan penyebut. Ada dua jenis bilangan pecahan, yaitu pecahan biasa dan pecahan desimal. Contoh bilangan pecahan dapat ditemukan dalam berbagai situasi sehari-hari, seperti saat membagi kue, mengukur panjang benda, atau menghitung persentase diskon. Bilangan pecahan memiliki banyak penggunaan dalam matematika, fisika, dan dunia bisnis.

close