Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Baris Bilangan

Detail Contoh Garis Bilangan Bulat Koleksi Nomer 45

Pengertian Baris Bilangan

Baris bilangan adalah rangkaian angka yang mengikuti pola tertentu. Setiap angka dalam baris bilangan memiliki hubungan atau pola dengan angka sebelumnya dan sesudahnya. Dalam matematika, baris bilangan dapat menjadi alat yang berguna dalam mempelajari pola, menjalankan operasi matematika, dan mengidentifikasi sifat-sifat khusus dalam rangkaian angka.

Jenis-Jenis Baris Bilangan

1. Baris Bilangan Aritmatika

Baris bilangan aritmatika adalah baris bilangan yang setiap angka dihasilkan dengan menambahkan selisih tetap ke angka sebelumnya. Misalnya, 1, 3, 5, 7, 9 adalah contoh baris bilangan aritmatika dengan selisih 2.

2. Baris Bilangan Geometri

Baris bilangan geometri adalah baris bilangan yang setiap angka dihasilkan dengan mengalikan rasio tetap ke angka sebelumnya. Misalnya, 2, 6, 18, 54 adalah contoh baris bilangan geometri dengan rasio 3.

Sifat-Sifat Baris Bilangan

1. Sifat-Sifat Baris Bilangan Aritmatika

a. Selisih antara dua angka berturut-turut dalam baris bilangan aritmatika selalu tetap.

b. Jumlah n suku pertama dalam baris bilangan aritmatika dapat ditemukan menggunakan rumus Sn = (n/2) * (a + l), di mana Sn adalah jumlah suku pertama, n adalah banyaknya suku, a adalah suku pertama, dan l adalah suku terakhir.

2. Sifat-Sifat Baris Bilangan Geometri

a. Setiap angka dalam baris bilangan geometri dapat ditemukan menggunakan rumus an = a * (r^(n-1)), di mana an adalah suku ke-n, a adalah suku pertama, r adalah rasio, dan n adalah indeks suku.

b. Jumlah n suku pertama dalam baris bilangan geometri dapat ditemukan menggunakan rumus Sn = a * ((r^n) - 1) / (r - 1), di mana Sn adalah jumlah suku pertama, a adalah suku pertama, r adalah rasio, dan n adalah banyaknya suku.

Contoh Baris Bilangan

1. Contoh Baris Bilangan Aritmatika

Contoh baris bilangan aritmatika: 2, 5, 8, 11, 14, ... dengan selisih 3.

Suku pertama (a) = 2

Selisih (d) = 3

Baris bilangan ini dapat ditemukan dengan menggunakan rumus an = a + (n-1)d. Misalnya, mencari suku ke-5 (n = 5):

a5 = 2 + (5-1)3 = 2 + 12 = 14

2. Contoh Baris Bilangan Geometri

Contoh baris bilangan geometri: 3, 6, 12, 24, 48, ... dengan rasio 2.

Suku pertama (a) = 3

Rasio (r) = 2

Baris bilangan ini dapat ditemukan dengan menggunakan rumus an = a * r^(n-1). Misalnya, mencari suku ke-5 (n = 5):

a5 = 3 * 2^(5-1) = 3 * 2^4 = 3 * 16 = 48

Baris bilangan dapat digunakan dalam berbagai konteks matematika, seperti deret bilangan, fungsi eksponensial, dan banyak lagi. Memahami sifat-sifat dan contoh-contoh baris bilangan dapat membantu dalam memecahkan masalah matematika yang melibatkan pola angka dan urutan.

close