Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Febris Adalah

Leaflet Febris

Apa itu Febris?

Febris adalah istilah medis yang berasal dari bahasa Latin yang berarti demam. Demam adalah kondisi ketika suhu tubuh seseorang meningkat di atas batas normal, biasanya di atas 37 derajat Celsius. Biasanya demam menjadi gejala dari suatu penyakit atau kondisi medis tertentu.

Penyebab Febris

1. Infeksi

Infeksi merupakan penyebab paling umum dari febris. Infeksi dapat disebabkan oleh berbagai jenis mikroorganisme seperti virus, bakteri, jamur, atau parasit. Infeksi yang dapat menyebabkan demam antara lain flu, pilek, infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran kemih, atau infeksi kulit.

2. Peradangan

Peradangan juga bisa menjadi penyebab febris. Proses peradangan terjadi ketika tubuh merespons cedera atau infeksi dengan cara mengirimkan sel darah putih ke area yang terkena. Hal ini dapat menyebabkan demam sebagai reaksi tubuh terhadap peradangan.

Gejala Febris

Gejala febris dapat bervariasi tergantung pada penyebabnya. Beberapa gejala umum yang sering terjadi pada febris antara lain:

  • Demam, tubuh terasa panas dan suhu tubuh meningkat di atas 37 derajat Celsius.
  • Merasa lesu dan lemah.
  • Sakit kepala.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Menggigil atau menggigil-gigil.
  • Sakit otot dan nyeri sendi.

Diagnosis dan Pengobatan Febris

1. Diagnosis

Untuk mendiagnosis febris, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan riwayat kesehatan pasien. Dokter juga dapat melakukan pemeriksaan tambahan seperti tes darah, tes urine, atau tes pencitraan jika diperlukan untuk menentukan penyebab demam.

2. Pengobatan

Pengobatan febris tergantung pada penyebabnya. Jika demam disebabkan oleh infeksi, dokter dapat meresepkan antibiotik atau obat antivirus sesuai dengan jenis infeksi yang terjadi. Selain itu, penting untuk istirahat yang cukup, minum banyak cairan, dan mengonsumsi makanan bergizi untuk membantu tubuh melawan infeksi.

Kapan Harus ke Dokter?

Sebagian besar kasus febris dapat sembuh dengan istirahat yang cukup dan perawatan di rumah. Namun, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian medis segera, antara lain:

  • Demam yang tinggi dan tidak kunjung turun setelah minum obat penurun demam.
  • Demam disertai dengan ruam kulit yang tidak hilang ketika ditekan.
  • Demam disertai dengan muntah atau diare yang berkepanjangan.
  • Kesulitan bernafas atau nyeri dada.
  • Kehilangan kesadaran atau kejang.

Pencegahan Febris

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya febris antara lain:

  • Mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan air mengalir.
  • Mengonsumsi makanan bergizi dan menjaga kebersihan makanan.
  • Menghindari kontak dengan orang yang sedang sakit.
  • Menggunakan masker saat berada di tempat umum.
  • Menjaga daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat, seperti olahraga teratur dan cukup istirahat.

Dengan melakukan langkah-langkah pencegahan ini, diharapkan dapat membantu mengurangi risiko terjadinya febris.